Selasa, 22 April 2008

PJBR 2, Pemandu Perjalanan Anda


Sudahkah buku Peta Jalan Bandung Raya edisi kedua (PJBR 2) menyertai perjalanan Anda? Bila belum, bergegaslah untuk memiliki. Buku peta dengan halaman muka bergambar sebuah kaca spion mobil ini dapat diperoleh di toko-toko buku, hotel dan factory outlet di kota Anda. Banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan dari PJBR 2. Salah satunya, Anda tidak akan tersesat bila berpergian di kota yang memiliki ruas jalan yang pendek-pendek ini. Malahan, dengan buku PJBR 2 dapat memudahkan Anda mencari tempat-tempat penting yang akan dituju. Singkatnya, buku PJBR 2 akan sangat membantu para pengguna kendaraan dalam mencari lokasi dengan cepat dan tepat.

Buku peta produksi anak negeri ini memuat informasi-informasi secara lengkap. Baik informasi jalan-jalan di kota Bandung dan daerah penyangga lainnya, seperti Cimahi, Padalarang, Lembang, Jatinangor, Majalaya dan Soreang hingga informasi lokasi-lokasi layanan umum lainnya termuat dalam buku PJBR 2 ini. Buku peta ini mudah untuk digunakan. Karena, buku PJBR 2 dilengkapi dengan sistem indeks. ”Sehingga akan memudahkan dalam pencarian suatu lokasi jalan atau lokasi layanan umum yang diinginkan,” begitu kira-kira yang disampaikan sang penerbit, PT Damai Insan Citra. Di halaman belakang dalam buku ini dapat dijumpai alamat tempat-tempat penting, seperti hotel, factory outlet, universitas terkemuka dan lainnya.

Nah, bagi Anda yang ingin melakukan aktifitas silaturahmi ke sanak saudara di daerah Bandung dan sekitarnya, buku PJBR 2 menjadi pemandu yang tepat. Pasalnya, buku peta ini mencantumkan kurang lebih 12.000 nama jalan di Bandung dan daerah sekitarnya. Tidak hanya itu. Lokasi-lokasi seperti tempat pengisian bahan bakar (pom bensin), Rumah Sakit, Kantor Polisi, kantor-kantor pemerintahan sampai lokasi tempat-tempat belanja dan bisnis, tercantum dalam satu buku peta ini.

Keakuratan informasi jalan-jalan dan lokasi penting yang termuat dalam buku PJBR 2 ini tidak diragukan lagi. Pasalnya, pembuatan buku PJBR 2 ini menggunakan teknologi modern. Sebut saja, sumber-sumber data diperoleh melalui foto udara dan foto satelit. Kemudian untuk memastikan keakuratannya, dilakukan survey lapangan hingga lebih dari tiga kali oleh ahli yang berpengalaman dibidang pemetaan.

Jadi, jangan lewatkan aktifitas Anda sehari-hari tanpa pemandu yang tepat dan akurat. Tentukan pilihan Anda pada PJBR 2 untuk menyelusuri jalan-jalan di kota terpadat ketiga di Indonesia ini.

rusman
*Adventorial ini dibuat ketika "membantu" PT. Damai Insan Citra, Bandung dan dimuat dimajalah SWA pada tahun 2005

It’s not just a map but part of life


Bagi Anda yang suka berkunjung ke toko buku, jangan segan-segan untuk singgah ke counter yang menyajikan buku-buku peta. Pasalnya, Anda akan menjumpai beragam jenis buku peta. Mulai buku peta yang sederhana hingga buku peta yang memuat informasi lengkap.

Dan bila Anda sedikit teliti, Anda akan menemukan satu buku peta yang menarik untuk dilihat, sebuah buku Peta Jalan Bandung Raya 2 (PJBR 2). Covernya tebal, dengan latar belakang berwarna hijau dove disertai gambar sebuah kaca spion mobil. Sekilas memunculkan kesan buku peta yang unik dan eksklusif.

Rupanya sang penerbit, PT Damai Insan Citra memiliki konsep yang kuat agar karyanya itu dimiliki oleh banyak khalayak. Terutama bagi para pemilik kendaraan di kota Bandung dan sekitarnya. Bahkan bagi Anda yang gemar melakukan kegiatan jalan-jalan.

Jadi tak heran bila perusahaan yang bermarkas di Kota kembang ini menonjolkan gambar kaca spion mobil, dengan background peta pada covernya. “Kaca spion memiliki fungsi untuk memudahkan bagi pengendaranya,” begitulah kira-kira PT Damai Insan Citra mengibaratkannya.

Lebih menariknya lagi bila melihat lembar demi lembar ke dalam buku PJBR 2 ini. Ternyata, buku peta jalan ini tidak hanya berisi informasi lebih dari 12.000 nama jalan saja. Lebih dari itu, mulai dari informasi lokasi-lokasi penting, seperti komplek-komplek perumahan, lokasi pengisi bahan bakar alias SPBU, kantor polisi hingga lokasi rumah sakit yang ada di kotamadya Bandung dan daerah penyangga penting lainnya, seperti Padalarang, Lembang, Jatinangor, Majalaya dan Soreang termuat dalam satu buku PJBR edisi 2 ini.

Buku peta jalan hasil karya anak negeri ini juga menginformasikan lokasi kantor-kantor pelayanan umum, seperti kantor tempat layanan listrik, Perusahaan Daerah Air Minum, Pos dan Giro, kantor-kantor pemerintahan serta tempat-tempat penting lainnya. Agaknya, informasi yang tertera dalam buku PJBR 2 ini semakin memperkokoh keinginan bagi sang penerbit untuk menguatkan misinya: “Menjadikan peta sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia.” Jadi siapa yang tak akan tertarik untuk memiliki?

rusman
*Adventorial ini dibuat ketika sedang "membantu" PT. Damai Insan Citra, Bandung dan dimuat dimajalah SWA pada tahun 2005

Sedia peta sebelum tersesat


Bagaimana jika Anda tiba-tiba tersesat di daerah yang belum dikenal dengan baik? Mungkin Anda akan amat kesal. Tapi itu tidak perlu terjadi bila Anda selalu menyertakan peta dalam setiap perjalanan. Malahan bila peta selalu menyertai, perjalanan kemanapun akan selalu nyaman.

Dan bagi Anda yang rutin atau baru ingin mengunjungi kota Bandung, tidak usah risau dengan perkembangan kota yang begitu pesat ini. Kini, telah hadir buku peta jalan kota Bandung dan sekitarnya yang begitu informatif dan lengkap. Buku peta yang bertajuk Peta Jalan Bandung Raya (PJBR) ini merupakan karya asli putra-putri Indonesia.

Buku PJBR dikemas mengikuti perkembangan pembangunan jalan-jalan di kota yang dinamis dan aktraktif ini. Sehingga siapapun yang menginginkan kemudahan menyelusuri jalan-jalan di kota Bandung dan sekitarnya akan pas bila telah memiliki buku PJBR. Pasalnya, buku PJBR memuat peta jalan secara lengkap dan akurat. Mulai dari jalan tempat-tempat wisata, pusat belanja, tempat pengisian bahan bakar, lokasi rumah sakit, letak kantor polisi sampai informasi jalan-jalan tikus bila jalan-jalan utama macet.

Buku PJBR merupakan salah satu produk monumental dari PT Damai Insan Citra, yang notabene adalah sebagai icon perusahaan-perusahaan pemetaan di Indonesia. Berbekal pengalamannya di bidang survey dan digital mapping, satellite image processing, geographic information system dan digital mapping application, PT Damai Insan Citra yang berdiri sejak 1996 ini mampu bersaing dengan produk-produk peta buatan import. Tentu saja dengan kualitas dan mutu yang tak kalah bersaingnya.

Bagi siapa pun yang berminat, buku PJBR ini dapat diperoleh di toko-toko buku yang ada di Indonesia, hotel-hotel dan factory-factory outlet di Bandung. Jadi, tak ada salahnya memiliki peta sebelum tersesat. Karena peta ibarat ban serep yang harus dibawa kemanapun kendaraan Anda berjalan.

rusman
*Adventorial ini dibuat ketika masih "membatu" PT. Damai Insan Citra dan dimuat di majalah SWA pada tahun 2005

Dari yang Kuno sampai Moderen

Boleh jadi pendapat yang menyebutkan “kolonialisme dimulai dari sebuah peta” mungkin ada benarnya. Simak saja, melalui peta, seorang Cornelis de Houtman menjadi orang Belanda pertama yang berlabuh di Jawa. Tentu saja, peta yang digunakan ketika itu masih sangat sederhana, mungkin hanya tergambar pada secarik kertas atau kulit hewan yang lusuh.

Kini, seiring dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat, pembuatan peta boleh terbilang canggih. Media yang digunakan pun tidak lagi diatas kertas atau kulit hewan yang lusuh. Gambar-gambar yang ditampilkan pada peta moderen lebih informatif untuk segunung kebutuhan. Tidak seperti peta-peta kuno, yang hanya didominasi oleh gambar pulau-pulau. Apalagi soal kemasan, semakin menarik orang untuk memilikinya.

Sayangnya, para pembuat peta-peta moderen yang ada di Indonesia saat ini masih kebanyakan para perantau dari negeri-negeri seberang. Sebut saja Gunther W Holtorf, seorang kebangsaan Jerman yang membuat peta jalan-jalan untuk daerah Jakarta dan sekitarnya. Dengan menyusuri setiap bagian jalan-jalan di jabotabek, lelaki asal Frankfur ini mampu membuat peta yang bisa dimanfaatkan oleh khalayak yang membutuhkan informasi dari sebuah peta.

Belakangan, tersiar kabar menggembirakan dari kota Bandung. Dari kota kembang ini sekelompok orang asli Indonesia berani dan mampu membuat peta jalan di kota Bandung dan sekitarnya. Peta yang dikemas kedalam satu buku yang sangat menarik ini lebih dikenal dengan Buku Peta Jalan Bandung Raya (PJBR).

Buku PJBR ini merupakan karya nyata PT Damai Insan Citra (DIC), yang merupakan salah satu perusahaan nasional yang telah berdiri sejak 1996. Peta-peta yang tercantum dalam buku PJBR ini dibuat dengan skala 1:2000 detail dengan menggunakan teknologi tinggi. Sehingga keakuratan informasi yang diinginkan termuat dalam satu buku.

Kini, siapapun Anda milikilah peta. Karena sampai kapanpun peta menjadi hal yang penting untuk sebuah perjalanan atau misi penting Anda.
*Adventorial produk ini buat ketika masih "membantu" PT. Damai Insan Citra, Bandung dan dimuat di majalah swa sekitar tahun 2005.

Dapur, Dari Fungsi, Bentuk hingga Feng Shui

Dapur merupakan bagian ruangan dari sebuah rumah. Dapur biasanya terletak di bagian belakang rumah. Namun, bukan berarti dapur menjadi tidak penting. Dapur yang indah dan bersih merupakan idaman setiap keluarga. Bahkan, banyak orang yang menjadikan dapur sebagai 'penghias' rumah.

Fungsi Dapur
Harus diakui fungsi utama sebuah dapur adalah tempat untuk memasak. Belakangan oleh sebagian orang, fungsi dapur tidak hanya dibatasi sebagai tempat untuk memasak saja. Saat ini banyak orang “menyulap” dapurnya, selain menjadi tempat menyimpan sembako, dapur juga dijadikan tempat bersosialisasi dengan santai diantara anggota keluarga.
Agar terjaganya suasana santai tersebut, keindahan, kebersihan dan kerapihan dapur mesti benar-benar diperhatikan. Karena banyak orang berpendapat, dapur bisa menjadi cermin diri si pemilik rumah. Apakah ia si pencinta keindahan, kebersihan, atau kerapihan.
Merencanakan Membuat Dapur

Merencanakan membangun atau merenovasi sebuah dapur memerlukan ketelitian dan perhitungan yang tepat. Seringkali seseorang dipusingkan ketika akan merencanakan membuat dapur yang pas untuk rumahnya. Kadangkala aspek selera dan fleksibelitas menjadi rujukan yang mesti diperhatikan.

Ada beberapa aspek yang mesti diperhatikan sebelum membuat dapur atau kitchen set. Diantaranya, luas ruangan dapur, pemilihan bentuk dan ukuran lemari, meja, laci, dan rak. Selain itu, juga perlu diperhatikan warna, corak, motif, ornamen dekoratif, dan finishing yang didukung oleh teknologi canggih dan teruji. Karena aspek tersebut akan memenuhi unsur kenyamanan dan keindahan sebuah dapur. Kriteria atas kualitas dari kitchen set mesti dipenuhi, diantaranya harus tahan lama, tahan air, dan anti gores.

Feng Shui Dapur

Feng Shui dapur dapat dikaitkan dengan keberuntungan keluarga. Feng Shui dapur juga dapat mempengaruhi kekayaan penghuninya. Bila dapur ditempatkan dengan benar di bagian dalam rumah, dapur tidak hanya menarik kemakmuran untuk keluarga tetapi juga melindungi dari kerugian yang membawa nasib buruk. Dapur tidak boleh ditempatkan di pusat rumah.

Lokasi terbaik adalah di sebelah kanan atau belakang rumah. Jika rumah memiliki lantai basement, dapur tidak boleh diletakkan di basement tersebut, karena hal itu akan menyebabkan luka serius atau kemalangan bagi ibu keluarga.

Apapun, Feng Shui ini belum sepenuhnya dapat dijadikan pijakan. Yang terpenting sikap bijaksana harus tetap dijaga, yaitu menjaga ruangan dapur agar tetap indah, bersih, dan rapih.

rusman
*disarikan dari berbagai sumber
tulisan ini pernah dipublikasikan di www.bpexp.com pada bulan mei 2006

Menata Kamar Tidur Menjadi Nyaman

Rumah merupakan tempat kita berteduh dari sengatan panas, hujan dan kondisi cuaca lainnya. Memiliki rumah yang bagus dan bersih, serta memiliki ruangan yang tertata rapi adalah idaman setiap orang. Ruangan yang tertata rapih akan menimbulkan rasa nyaman bagi penghuninya. Apalagi ruang tidur atau kamar tidur yang jelas-jelas memiliki unsur privasi tinggi bagi pemiliknya.
Dimalam hari, kamar tidur tentu menjadi pilihan utama bagi sang pemilik rumah. Ketika rasa lelah dan penat mulai menghampiri atau disaat ingin bersantai sambil menikmati hari libur, kamar tidur menjadi salah satu pilihan utama untuk dikunjungi. Oleh karenanya, kamar tidur harus memiliki tingkat keheningan tertinggi untuk meningkatkan "kualitas" tidur sang pemilik rumah.

Saat ini banyak orang yang “menyisipkan” kegiatan non tidur dilakukan di kamar tidur, seperti menelpon, menonton televisi atau membaca yang oleh sebagian orang dianggap dapat mengantar untuk tidur. Ternyata, bila dilakukan sedikit pengamatan, semua kegiatan tersebut akan menganggu jadwal dan kualitas tidur.

Menciptakan kamar tidur yang nyaman, agaknya diperlukan sebuah penataan yang apik dan sedikit teliti. Ada pendapat yang mengatakan, keberhasilan menata atau mendisain kamar tidur dapat menjadi cermin keberhasilan sang pemilik untuk menata segi kehidupannya.
Untuk itu dalam menata atau mendisain sebuah kamar tidur, perpaduan nilai seni dan keindahan dapat dilakukan. Disini sang pemilik rumah dapat memberikan aksesoris-aksesoris sebagai pemanis ruangan semisal lukisan, patung ataupun pajangan lainnya.
Lantas, apa yang terjadi bila kamar tidur tidak tertata dengan baik dan tidak memberikan kenyamanan yang kita inginkan? Tentu kita akan enggan untuk beristirahat didalamnya. Padahal jelas tidur merupakan kegiatan yang penting bagi kesehatan tubuh kita.

Berikut ini kiat yang dapat dipakai menciptakan kenyamanan sebuah kamar tidur:
1. Luas
Luas kamar tidur merupakan salah satu kententuan yang harus diperhatikan. Dengan mengetahui luas kamar tidur, maka kita dapat menyusun rencana dasar desain dalam penentuan tata letak atau susunan perubahan dalam ruangan.
2. Pencahayaan
Pada umumnya terdapat 2 (dua) jenis pencahayaan, yaitu pencahayaan alam dan pencahayaan buatan. Sinar matahari yang merupakan pencahayaan alam berfungsi sebagai pengganti sinar buatan (lampu) yang juga sangat dibutuhkan oleh semua mahkluk hidup. Sinar matahari dapat menghindari ruangan agar tidak berbau dan higienis dari segala perkembangan bakteri atau kuman-kuman yang merugikan kesehatan. Saat sinar matahari tenggelam, kita akan membutuhkan lampu dalam beraktifitas. Selain itu, kita juga harus memperhatikan penempatan titik lampu agar lebih fungsional dan tidak menganggu kenyamanan tidur.
3. Sirkulasi udara
Syarat bagi ruangan yang sehat adalah memiliki sirkulasi atau pertukaran udara yang baik, seperti memiliki jendela yang berbatasan dengan lingkungan luar agar kamar tidur tidak berbau dan membunuh kuman-kuman yang mampu menganggu kesehatan. Namun bagi kamar tidurnya tidak memiliki jendela ada juga dapat memiliki sirkulasi udara buatan seperti memasang air conditioner.
4. Warna
Pemilihan warna dapat menambah kesan atau penampilan pada ruangan kita, sebagai pembeda antara ruangan yang satu dengan ruangan lainnya. Untuk kamar tidur, pada umumnya dipilih warna-warna lembut yang mampu menampilkan nuansa kenyamanan.
5. Tempat Tidur
Tempat tidur sebagai media utama dalam kamar tidur tidak terlepas dari faktor keluasan atau dimensi ruang yang tersedia. Sehingga pemilihan tempat tidur yang tepat dari segi desain bentuknya akan memberi suasana tersendiri bagi kamar tidur kita.

Kiat-kiat diatas tentu saja suatu “tindakan ideal” bagi siapapun yang ingin menciptakan kenyamanan dari sebuah kamar tidur. Sekarang tergantung kita untuk menyikapi dan tidak ada salahnya untuk mencoba!

rusman
*disarikan dari berbagai sumber
tulisan ini pernah dipbulikasikan di www.bpexp.com pada bulan juni 2006

Tips Mencegah Semut di dalam Rumah

Semut merupakan salah satu jenis serangga yang kerap hadir di dalam rumah. Kehadiran semut di dalam rumah mungkin bagi sebagian orang cukup menganggu. Apalagi jumlah semut yang hadir cukup banyak.

Semut ditemui di berbagai bagian dan sudut-sudut rumah. Kehadiran semut didalam rumah tidak serta merta hadir begitu saja. Layaknya sebuah pribahasa yang berbunyi “ada gula ada semut”, kehadiran semut di dalam rumah karena sebab tertentu, misalnya adanya ceceran sisa makanan, ceceran air (terutama manis) atau bangkai serangga.

Banyak orang beranggapan bila di rumah terdapat banyak semut, menandakan rumah tersebut tidak bersih. Tentu saja perlu tindakan pencegahan. Salah satu cara adalah dengan menjaga kebersihan rumah dari sisa-sisa makanan. Dan pencegahan lainnya adalah dengan menyimpan sumber makanan di tempat-tempat yang rapat.

Semut termasuk serangga yang memiliki keistimewaan indra penciuman. Dengan mencium bau pheromone yang dihasilkan oleh semut lainnya, gerombalan semut dapat mengetahui apakah didalam rumah terdapat makanan. Aroma atau bau pheromone ini merupakan petunjuk jalan bagi semut baru yang lain.

Sarang semut dapat ditemukan dengan mengikuti jejak jalan semut yang berbaris mulai dari sumber yang dikerumuni semut sampai pangkal barisan semut tersebut. Setelah ditemukan, disemprot dengan cairan insektisida. Jasa pembasmi insekta atau serangga juga dapat dimanfaatkan. Biasanya, pembasmian oleh penyedia jasa tersebut diantaranya dilakukan dengan dusting (pendebuan), pemberian umpan racun, dan spraying (penyemprotan).

Kapur insektisida dapat digunakan untuk mencegah semut. Ini dapat dilakukan bila pada sudut-sudut rumah, pada makanan yang akan dihidangkan dikerumuni semut. Penggunaan kapur insektisida ini dilakukan dengan cara mencoret jalan-jalan semut di sudut-sudut rumah atau tempat makanan tersebut. Semut yang berani melewati lingkar coretan ini akan mati.

Ada cara mengusir semut secara alami. Caranya, sediakan setengah sampai satu sendok teh sabun cuci dilarutkan dalam air secukupnya. Air bekas cucian pakaian juga dapat digunakan. Cairan tersebut dimasukkan ke dalam sprayer dan disemprotkan kearah semut-semut. Selamat mencoba!

rusman
*disarikan dari berbagai sumber
tulisan ini pernah dipublikasikan di www.bpexp.com pda bulan juni 2006

Tips Sebelum Membeli Ubin Keramik

Ubin Keramik merupakan salah satu aksesoris rumah. Dengan pemilihan ubin keramik yang tepat tentu akan memperindah rumah. Dalam pemilihan keramik yang akan dipasang, Anda harus mempertimbangkan ukuran, warna dan bentuk keramik serta di mana keramik tersebut akan dipasang. Karena ubin keramik terdiri dari beraneka ukuran, warna, bentuk dan tampilan permukaan.

Setidaknya ada 2 (dua) hal yang mesti ditimbangkan dalam memilih keramik. Pertama, apakah Anda membutuhkan keramik hanya untuk bagian penghias ruangan ataukah hanya dibutuhkan untuk pemakaian pada ruang dengan mobilitas penghuninya yang tinggi. Kedua, apakah Anda menginginkan keramik dengan nuansa cerah ataukah nuansa sejuk.

Tempat di mana keramik akan dipasang juga harus diperhatikan. Pasalnya, pemakaian keramik di kamar mandi tentunya berbeda dengan kebutuhan keramik di ruang tamu. Untuk itu, sebelum membeli ubin keramik perlu dipertimbangkan secara matang.
Berikut ini beberapa tips yang dapat menjadi reprensi sebelum membeli ubin keramik:
1. Hitung secara cermat berapa ubin keramik yang akan dibutuhkan. Bila perlu gambar desain untuk membantu Anda menghitung secara detail.
2. Kebanyakan toko atau outlet memiliki katalog produk. Anda bisa mengunjungi toko atau outlet tersebut untuk melihat dan memilih motif-motif yang diinginkan. Namun, mungkin saja toko atau outlet tersebut tidak memiliki stok untuk beberapa motif tertentu. Bila itu terjadi, Anda harus menunggu beberapa lama sampai motif tersebut diproduksi.
3. Lebihkan jumlah ubin yang Anda beli (biasanya sebanyak 5%). Kelebihan tersebut sebagai cadangan apabila selama proses pemasangan ada ubin yang rusak dan juga sebagai cadangan apabila ada kerusakan di kemudian hari.
4. Pada waktu penerimaan barang, pastikan ubin keramik yang Anda beli memiliki kode ukuran dan nuansa warna (tonality) yang sama. Hal ini untuk memastikan Anda mendapatkan ubin yang relatif seragam.

rusman
*disarikan dari berbagai sumber
tulisan ini pernah dipublikasikan di www.bpexp.com pada bulan juli 2006

Waspada Dengan Rayap

Bagi banyak orang, rayap merupakan ancaman yang sangat serius. Pasalnya, kehadiran rayap sifatnya merusak, terutama bagian rumah atau gedung yang terbuat dari kayu. Beberapa jenis kayu cukup aman terserang rayap, misalnya kayu jati dan merbau karena terkandung zat mematikannya bagi rayap. Rayap juga dapat merusak bagian lain, seperti dinding rumah. Pada kayu, biasanya rayap merusak dengan meninggalkan keropos. Lantas, dimana saja rayap biasa hidup?

Umumnya persebaran rayap berhubungan dengan suhu dan curah hujan. Rayap suka hidup di tempat-tempat gelap dan lembab. Misalnya, gudang yang selalu tertutup, dak atau loteng yang terkena bocoran air, serta tempat cucian atau washtafel.
Serangan rayap pada bangunan atau gedung biasanya dilakukan dengan beberapa cara. Pertama, menyerang kayu yang berhubungan langsung dengan tanah. Kedua, masuk melalui retakan-retakan atau rongga pada dinding dan fondasi. Ketiga, membuat liang-liang kembar di atas permukaan kayu, beton, ataupun pipa.
Mengenali Serangan Rayap
Untuk mengenali apakah rumah atau bangunan terkena rayap, ada 3 (tiga) kondisi yang mesti dikenali. Pertama, jika terdapat butiran halus seperti pasir berjatuhan ke lantai. Setelah dibersihkan butiran itu kembali berjatuhan. Kedua, terdengar suara kresek-kresek pada kayu di bangunan rumah. Ketiga, ada gundukan tanah memanjang dari atas ke bawah di dinding rumah.
Membasmi Rayap
Bagi yang mendapat masalah dengan rayap, beragam cara membasmi hama ini dari rumah atau bangunan. Ada yang memakai racun serangga dan kapur. Alasannya, kapur bersifat panas sehingga membuat rayap mati dan keluar. Tentu saja ini mesti dilakukan secara hati-hati. Hindari anggota keluarga saat pemberian obat.

Saat ini bahan kimia pembasmi rayap atau umpan rayap mudah didapat di pasaran. Sebutlah misalnya alfametrin, sipermetrin, imidaclotrin, lamdasalotrin dan venfalarat. Bahkan, saat ini ada perusahaan yang khusus disewa untuk membasmi rayap. Besarnya tarif memang beragam. Pengenaan tarif tersebut dihitung berdasarkan permeter persegi lahan yang akan dikerjakan. Biasanya, tarif tersebut sudah termasuk obat dan jasa kontrol sebulan kemudian. Bahkan, ada perusahaan yang berani memberikan gratis penyemprotan ulang, bila saat dikontrol rayap masih merajalela. Silahkan mencoba.

rusman
*disarikan dari berbagai sumber
tulisan ini pernah dipublikasikan di www.bpexp.com pada bulan april 2006

Cara Mengatasi Dinding Retak

Dinding atau tembok merupakan bagian terpenting dari sebuah rumah. Namun terkadang kita terusik dengan kondisi dinding yang kurang baik. Sebut saja dinding yang terlihat retak-retak. Bagi sebagian orang, dinding yang retak tersebut dapat merusak keindahan rumah.

Dinding yang retak pada rumah sering berupa retak kecil dan retak besar. Dinding yang retak seperti rambut, biasanya retak-retak tersebut terjadi pada bagian luar dinding, dan tidak sampai ke pasangan batu bata pada bagian dalam dinding. Biasanya, kesalahan teknis pada pekerjaan plesteran yang sering menjadi penyebabnya.

Saat plesteran belum kering benar sudah langsung dilapisi acian semen yang mengering sangat cepat, sementara plesteran sebelumnya belum kering benar. Hal inilah yang menyebabkan plesteran tersebut menyusut dan acian semen yang sudah kering tertarik dan menjadi pecah.
Keretakan pada dinding juga dapat disebabkan oleh faktor-faktor alam, misalnya gempa bumi dan perubahan cuaca lainnya. Jika plesteran dinding dilakukan pada saat terik matahari atau angin bertiup kencang, maka itu akan menyebabkan proses pengeringan terlalu cepat sekaligus keretakan pada dinding.
Untuk itu sebaiknya dinding yang akan di plester harus dipertahankan kelembabannya. Hal ini dapat dilakukan ketika permulaan pengeringan harus disemprotkan air pada permukaan dinding tersebut untuk menghindari pengeringan yang terlalu cepat.
Apapun hal diatas adalah sebagian penyebab dari terjadinya retak pada dinding. Namun, bila dinding rumah mengalami retak rambut, Anda dapat mengatasinya dengan cara berikut ini:
1. Siapkan peralatan, amplas, dempul tembok, dan cat yang sewarna.
2. Korek atau buat retak-retak halus tersebut lebih dalam, namun jangan terlalu dalam.
3. Masukkan dempul untuk menambal keretakan.
4. Selanjutnya haluskan dengan amplas.
5. Bagian yang sudah didempul itu kemudian dicat kembali. Hasilnya, dinding yang mengalami retak akan kembali rapat dan tidak meninggalkan bekas.
6. Selamat mencoba.

rusman
*Disarikan dari berbagai sumber
tulisan ini pernah dipublikasikan di http://www.bpexp.com/ pada bulan agustus 2006