Kemajuan teknologi saat ini mempengaruhi pola kegiatan manusia. Diantara imbas dari kemajuan teknologi adalah maraknya game online. Peminatnya pun beragam, ada pelajar, mahasiswa, bahkan orang tuapun sangat menggemari game online.
Seorang pialang saham nampak asik didepan komputernya. Ia tidak sedang menganalisa perkembangan saham. Waktu makan siangnya digunakan untuk bermain game foker. ”Mengasikan. Sekedar menghilangkan kepenatan,” katanya lugas.
Padahal bila gunakan untuk makan siang misalnya, tentu akan lebih bermanfaat. Kegiatan bermain foker dilakukan setiap hari. Kegemarannya itu kadang dibawa ke rumah sehabis pulang kerja. ”Biasanya kalau udah dirumah lebih lama deh mainnya,” jelasnya.
Umumnya game online mempunyai dua sisi, negatif dan positif. Dari segi positif bisa melatih pola berpikir, reflek, dan mungkin juga dijadikan ajang untuk mendapatkan uang dengan mengikuti pertandingan atau menjual item dan karakter di game. Banyak juga yang mengaku dengan bermain game online bisa menambah pertemanan. ”Teman bule gue yang diluar negeri minta point dari gue,” kata Eko, penggemar game foker.
Sisi negatifnya, bermain game bisa lupa dengan waktu. Simak saja yang dialami Ismar, penjual pakaian. Sejak dia mengenal game online, waktu tidurnya berkurang. Selama bermain game online dia mampu duduk berjam-jam di depan komputer.
Hampir tiap malam dirinya bertandang ke warnet (warung internet) untuk sekedar bermain game online. Walau umurnya sudah tidak muda lagi, dia masih semangat untuk bermain game online. ”Habisnya seru sih. Kita juga bisa ngumpul sama-sama teman-teman di warnet ini,” kata bapak satu anak ini.
Kuatirnya Orang Tua
Selain itu, maraknya game online saat ini menjadi bahasan cukup penting bagi sebagian orang tua yang memiliki anak. Diantaranya kuatir dengan bermain game online, gairah belajar anaknya menurut. Apalagi saat ini warnet telah menjamur dimana-mana.
Untuk kalangan pelajar misalnya, anak usia Sekolah Dasar (SD) sudah pandai untuk bermain game. Berbagai kesempatan kerapkali melihat anak-anak SD bermain setelah pulang sekolah.
Bila masuk ke warnet, bisa dipastikan banyak dijumpai orang-orang, terutama anak-anak bermain game online. Selain jasa pemakaian internet di warnet relatif murah, juga karena memang game online menjadi trend yang sedang diminati saat ini.
Bagi orang tua, tentu maraknya game online harus menjadi perhatian khusus. Jangan sampai anak menjadi konsumen tetap bermain game online.
Tampilkan postingan dengan label Teknologi Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi Informasi. Tampilkan semua postingan
Selasa, 09 Maret 2010
Selasa, 02 Juni 2009
Blackberry, Si mungil Yang Diminati

Peminat smartphone Blackberry di dunia meningkat. Walau harganya masih terbilang sangat mahal, namun Indonesia merupakan negara peminat terbesar di dunia produk asal Kanada ini.
Perkembangan teknologi telekomunikasi semakin hari menunjukkan pertumbuhan yang pesat. Apalagi kini para konsumen diperkenalkan oleh perangkat smartphone Blackberry yang memiliki layanan komunikasi yang cepat.
Meningkatnya pertumbuhan pemakai Blackberry, termasuk di Indonesia memang tidak lepas dari semakin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap penggunaan akses internet dan email. Boleh dibilang kini masyarakat sudah melek teknologi. Ini bisa terlihat dari menjamurnya warung internet atau warnet disudut-sudut kota.
Apalagi dengan memiliki Blackberry, para pengguna seakan dimanjakan oleh kecanggihan smartphone asal Kanada ini. Dengan menggunakan Blackberry, dimanapun dan kapanpun dapat mengakses internet dan email. Aktifitas tentu saja menjadi mudah dan cepat.
Bagi para pengiat teknologi atau kalangan yang biasanya memerlukan informasi cepat, Blackberry merupakan perangkat telekomunikasi yang relatif tepat. ”Gue agak sedikit terbantu,” kata Heri. Karyawan salah satu perusahaan sekuritas swasta di Jakarta ini mengaku kini mudah mendapatkan informasi. ”Dirumah atau di jalan gue bisa akses internet. Sebelum punya Blackberry, gue harus sampai di kantor atau di rumah baru bisa pake internet” jelasnya.
Menurut informasi yang dihimpun dari beberapa sumber, biaya langganan servis smarphone berkisar anatara 150 ribu sampai 180 ribu. Namun ini tergantung dari provider yang dipilih. Contohnya saja Indosat Mentari, provider ini melayani Blackberry On Demand (BOD) mingguan sebesar 50 ribu. Lain lagi dengan XL One, provider ini menawarkan layanan BOD 5 ribu perhari. Sedangkan Telkomsel Simpati mengenakan biaya langganan Rp. 180.000 perbulannya.
Dengan berlangganan servis Blackberry, sudah termasuk chatting, browsing, push email, dan aplikasi lainnya yang menggunakan koneksi internet. Tentu saja biaya ini diluar biaya SMS dan telpon.
Bagi kalangan yang suka mobile internet, berlanggan servis Blackberry memang lebih murah ketimbang menggunakan handphone biasa. Bila dengan handphone biasa terkoneksi GPRSnya dihitung per kb dan tentu akan memakan pulsa.
Walau Harganya Mahal tetap Diminati
Harga sebuah handheld BlackBerry berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun berkisar antara 3 juta - 8 juta. Ini juga tergantung jenis tipenya. Biasanya semakin canggih aplikasi yang ada didalam handhlednya, semakin mahal harganya. Walau demikian, smarphone ini sangat digemari di Indonesia.
Simak saja, apa yang telah dicapai oleh provider Telkomsel. Menurut Manager Direct Sales Metro Surabaya Telkomsel, Unggul Nasution, jumlah pelanggan Blackberry meliputi Jawa, Bali dan Nusa Tenggara hingga saat sekitar 11.000 pelangga. Belum lagi pelanggan dari provider lain. Atau tambahkan dengan pasar Blackberry dengan jalur ilegal atau kerap disebut black market.
Saat ini BlackBerry tidak lagi sekedar menjadi bagian dari gaya hidup, namun mampu memenuhi kebutuhan pelanggan terhadap layanan komunikasi yang cepat. Para perusahaan provider telekomunikasi seperti Indosat, Telkomsel dan XL pada awalnya menawarkan layanan Blackberry ke pasar koorporat. Langkah yang diambil sangatlah wajar. Pasalnya, karena dari fungsinya Blackberry lebih mendukung aktifitas kantor.
Kini ini penggunaan blackberry kini tidak hanya mendukung aktifitas kantor saja, tapi juga sudah mulai menjadi gaya hidup. Banyak ibu rumah tangga maupun mahasiswa menggunakan Blackberry hanya sekedar menbgikuti tren. Hanya sekedar berfacebook mereka menggunakan Blackberry. Anda juga termasuk?
Rusman
terpublikasi sebelumnya di http://www.theglobal-review.com
Senin, 02 Februari 2009
Sistem Persuratan Elektronik Mempermudah Kinerja Sekwan
Kegiatan administrasi perkantoran termasuk didalamnya pengelolaan surat menyurat secara manual telah berlangsung lama. Sistem pengelolaan surat menyurat secara manual ini masih banyak digunakan baik oleh institusi pemerintahan maupun swasta. Bagi institusi besar seperti Sekretariat Dewan, migrasi dari pengelolaaan secara manual ke sistem persuratan secara eleketronik agaknya menjadi pilihan yang bijak.
Dalam rutinitas kegiatannya, terkadang sekretariat dewan kerap mendapatkan pengalaman yang tidak mengenakan didalam pengelolaan surat menyurat. Misalnya saja, karena pengelolaan kearsipan surat yang tidak baik, kerapkali kesulitan mendapatkan arsip surat yang telah “berumur”. Tentu saja untuk mendapatkan arsip surat tersebut membutuhkan waktu dalam mencarinya. Ini berarti efektifitas dan efisiensi dalam pencarian surat yang dibutuhkan menjadi catatan tersendiri bagi sekretaris dewan.
Pengalaman tersebut dapat dimaklumi. Pasalnya, Sekretariat Dewan atau Sekwan merupakan instansi besar dan paling komplek, baik dari sisi banyaknya kegiatan administrasi, besarnya volume data, besarnya tanggung jawab yang diemban serta aktifitasnya yang cukup dinamis. Guna menunjang kegiatannya, Sekwan perlu memanfaatkan teknologi komputer untuk memperlancar dan mempercepat aktifitas, memudahkan pengawasan, efisiensi tempat dan keamanan data.
Bila kegiatan administrasi perkantoran di Sekwan tidak terkomputerisasi dan tidak terintegrasi, maka banyak kendala yang dialami, diantaranya: 1) pekerjaan menjadi lambat, 2) banyak informasi yang hilang atau tidak tersimpan, 3) terjadi agenda kegiatan yang bersamaan atau overlapping 4) Satu pekerjaan dikerjakan oleh banyak pegawai atau sebaliknya, 5) besarnya jumlah organisasi yang dibutuhkan, serta 6) banyak dokumen yang harus dicetak.
--------
Konsultan IT K-NU Technology
tulisan telah dipublikasi di majalah Mimbar ASDEKSI*, Vol. 1, No. 5, November 2008- Januari 2009
*ASDEKSI (Assosiasi Sekretaris DPRD Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia)
Dalam rutinitas kegiatannya, terkadang sekretariat dewan kerap mendapatkan pengalaman yang tidak mengenakan didalam pengelolaan surat menyurat. Misalnya saja, karena pengelolaan kearsipan surat yang tidak baik, kerapkali kesulitan mendapatkan arsip surat yang telah “berumur”. Tentu saja untuk mendapatkan arsip surat tersebut membutuhkan waktu dalam mencarinya. Ini berarti efektifitas dan efisiensi dalam pencarian surat yang dibutuhkan menjadi catatan tersendiri bagi sekretaris dewan.
Pengalaman tersebut dapat dimaklumi. Pasalnya, Sekretariat Dewan atau Sekwan merupakan instansi besar dan paling komplek, baik dari sisi banyaknya kegiatan administrasi, besarnya volume data, besarnya tanggung jawab yang diemban serta aktifitasnya yang cukup dinamis. Guna menunjang kegiatannya, Sekwan perlu memanfaatkan teknologi komputer untuk memperlancar dan mempercepat aktifitas, memudahkan pengawasan, efisiensi tempat dan keamanan data.
Bila kegiatan administrasi perkantoran di Sekwan tidak terkomputerisasi dan tidak terintegrasi, maka banyak kendala yang dialami, diantaranya: 1) pekerjaan menjadi lambat, 2) banyak informasi yang hilang atau tidak tersimpan, 3) terjadi agenda kegiatan yang bersamaan atau overlapping 4) Satu pekerjaan dikerjakan oleh banyak pegawai atau sebaliknya, 5) besarnya jumlah organisasi yang dibutuhkan, serta 6) banyak dokumen yang harus dicetak.
--------
Konsultan IT K-NU Technology
tulisan telah dipublikasi di majalah Mimbar ASDEKSI*, Vol. 1, No. 5, November 2008- Januari 2009
*ASDEKSI (Assosiasi Sekretaris DPRD Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia)
Jumat, 04 April 2008
Tip Yahut Rubah Password Yahoo Anda
Berbagi pengalaman adalah hal yang menyenangkan. Kali ini ingin berbagi pengalaman kepada yang kesulitan untuk merubah-merubah dan ingin merubah password di Yahoo. Pertama, login terlebih dahulu di Yahoo mail. Kedua, Pilih menu option (terlihat di kanan atas), kemudian klick. Ketiga, lalu pilih Account Information. Kemudian ada perintah untuk melakukan verifikasi password: Please verify your password!. Keempat, akan muncul menu untuk merubah password. Di menu Review My Account Information ini, kita juga bisa merubah data pribadi kita. Dan kelima, selamat mencoba!
rusman
rusman
Kamis, 27 Maret 2008
Apa itu ADSL?
ADSL merupakan Teknologi terbaru untuk melakukan koneksi internet dengan menggunakan dial up, yang mampu melakukan transfer data dengan kecepatan tinggi hingga 1.5 Mbps. ADSL memiliki Frekuensi sinyal 34 KHz-1140 KHz.
Keunggulan ADSL:
1. Akses internet berkecepatan tinggi
Dapat menstransfer informasi hingga 512 Kbps hanya dengan menggunakan kabel telepon dan ADSL modem tersedia di pasaran. Bila dikonfigurasi maksimum, maka speed yang dapat dimaksimalkan dengan menggunakan ADSL sebesar 8 MBps untuk downstream dan 1 Mbps untuk ustreamnya.
2. Kenyamanan Aplikasi Multimedia
ADSL dapat menghundle berbagai aplikasi multimedia 3 dimensi yang padat dangan animasi, video dan musik.
*disarikan dari berbagai sumber
Keunggulan ADSL:
1. Akses internet berkecepatan tinggi
Dapat menstransfer informasi hingga 512 Kbps hanya dengan menggunakan kabel telepon dan ADSL modem tersedia di pasaran. Bila dikonfigurasi maksimum, maka speed yang dapat dimaksimalkan dengan menggunakan ADSL sebesar 8 MBps untuk downstream dan 1 Mbps untuk ustreamnya.
2. Kenyamanan Aplikasi Multimedia
ADSL dapat menghundle berbagai aplikasi multimedia 3 dimensi yang padat dangan animasi, video dan musik.
*disarikan dari berbagai sumber
Langganan:
Komentar (Atom)