Banyak orang akhir-akhir ini kembali pada penyembuhan alami dengan memanfaatkan obat yang bersumber dari alam. Kombucha merupakan salah satu pilihan. Metode penyembuhan dengan mengkonsumsi teh jamur ini telah digunakan dimasa kekaisaran Cina sekitar 2000 tahun lalu.
Mungkin banyak orang yang tidak mengetahui apa itu Kombucha. Memang istilah Kombucha begitu asing untuk sebagian orang. Namun taukah Anda, bahwa Kombucha merupakan minuman yang penuh khasiat bagi kesehatan.
Kombucha adalah suatu ramuan minuman kuno, yang terjadi atas hasil simbiosis murni dari bakteri dan ragi Kombucha Tea (KT) yang berasal dari Asia Timur, dan sampai di Jerman melalui Russia sekitar akhir abad lalu.
Sejak jaman dahulu minuman Kombucha dipersiapkan dirumah-rumah dan dibagi-bagikan kepada sanak saudara serta handai taulan sebagai tanda persahabatan. Teh Jamur ini mempunyai kemampuan dan vitalitas untuk tumbuh. Bila jamur Kombucha ini tidak mempunyai energi biologis yang amat kuat, maka kombucha ini tidak akan hidup ribuan tahun sampai sekarang, sejak ditemukannya dikawasan Kekaisaran China sekitar 2000 tahun.
Kombucha telah digunakan untuk penyembuh berbagai macam penyakit ini dipelbagai negara Asia. Jamur tersebut atau Kombucha terdiri dari gelatinoid serta membrane jamur yang liat dan berbentuk piringan bulat. Jamur ini hidup dalam lingkungan nustrisi teh-manis yang akan tumbuh secara berulang sehingga membentuk susunan piringan berlapis. Piringan pertama akan tumbuh pada lapisan paling atas, kemudian disusul oleh pertumbuhan piringan berlapis-lapis dibawahnya yang akan menebal. Bila dirawat secara benar, maka jamur ini akan tumbuh pesat dan sehat, sehingga akan hidup sepanjang umur pemilik serta keturunannya.
Selama proses fermentasi dan oksidasi berlangsung, akan terjadi bermacam-macam reaksi pada larutan teh-manis secara assimilatif dan dissimilatif. Jamur teh akan memakan gula, dan sebagai gantinya memproduksi berbagai unsur berguna yang akan muncul pada minuman tersebut seperti : glucuron acid, acetic acid, lactic-acid, vitamin, asam-asam amino, serta berbagai unsur antibiotik, serta unsur-unsur lain. Maka dari itu, jamur Kombucha ini adalah sebuah pabrik biokimia mini yang sesungguh-nya.
Kombucha – Penyembuh untuk Segala Penyakit?
Banyak dokter dan ilmuwan telah membuktikan bahwa efek dari minuman Kombucha ini, merupakan penyembuh rumahan. Berbagai penelitian mengenai Kombucha telah dilakukan. Hasilnya, sungguh luar biasa. Kombucha diakui memiliki efektivitas penyembuhan yang berbasiskan pada glucon-acid serta glucuron-acid, lactic-acid, acetic acid, serta bermacam vitamin C dan kelompok vitamin B yang sangat mujarab untuk kesehatan.
Ini telah dibuktikan oleh para peneliti di Russia, bahwa banyak komponennya mengandung zat-zat yang mempunyai sifat antibiotik serta penawar racun, dimana zat-zat tersebut memainkan peran penting dalam proses biokimia tubuh manusia.
Penyembuhan dengan mengkonsumsi Kombucha sangat berlawanan dengan obat-obatan farmasi yang mempunyai efek samping yang kurang menyenangkan bagi tubuh. Sementara unsur-unsur aktif dari Kombucha bisa memulihkan kembali kondisi dari dinding-dinding sel tanpa mengakibatkan efek samping.
Dr. Veronika Carstens (1987), isteri mantan Presiden Jerman, merekomendasikan Kombucha dalam suatu rangkaian tulisannya yang berjudul "Pertolongan Alam-Penyembuhanku terhadap Kanker", dengan kata-kata: "Kombucha akan menetralkan racun dari organisme serta meningkatkan metabolism; hal ini akan meningkatkan kapasitas pertahanan tubuh."
Sementara ahli penyembuh alamiah A.J.Lodewijkx (Homepage: http://www.ngab.nl/) dari Ermelo, Netherlands, menulis tentang Kombucha dalam bukunya yang dianjurkan untuk dibaca "Life Without Cancer" atau "Hidup Tanpa Kanker."
Dalam bukunya itu dijelaskan bahwa jamur teh Kombucha mushroom mempunyai unsur-unsur antiseptik yang kuat. Teh ini membersihkan sistem kelenjar tubuh serta meningkatkan sistem pembuangan racun; asam uric dinetralisir dan dihilangkan oleh Kombucha tea. Maka dari itu, teh ini merupakan penyembuh yang sangat bagus bagi penyakit-penyakit gout, rheumatik, arthritis, kidney stones atau batu ginjal, intestinal dysbacteria, terutama kanker pada tahap awal karena Kombucha mushroom akan menjadi unsur penghenti yang sangat kuat pada penyakit atau disebut sebagai endobionts. Dapat dilihat bahwa endobionts akan menghilangkan sel-sel darah merah tepat pada saat pH darah dalam kondisi kurang menguntungkan bagi tubuh. Dalam penyakit metabolis dan kanker, Kombucha merupakan minuman unik bagi penawar racun tubuh. Kombucha menghilangkan kelebihan metabolisme serta menjaga kenormalan pH darah".
Prof. B. Lindner (1917-1918) melaporkan bahwa jamur ini kebanyakan digunakan sebagai pengatur (regulator) atau untuk penyembuh aktivitas organ pencernaan yang kurang baik jalannya. Demikian juga halnya dengan pembengkakan disekitar dubur atau anus dapat disembuhkan seperti wasir atau ambei.
Dimana Kombucha diperoleh?
Sebenarnya Kombucha sangat mudah didapat. Bila sedikit rajin browsing di internet, banyak situs yang menawarkan Kombucha dengan harga yang bervariasi. Ada yang menawarkan harga 50 ribu rupiah untuk Kombucha yang memiliki diameter sekitar 3 centimeter. Beberapa waktu lalu, penulis sempat menemukan Kombucha di salah satu stand bazaar dengan harga yang relatif murah 10 ribu rupiah.
Menariknya Kombucha dapat dibudidayakan. Media untuk membudidayakan jamur teh ini hanya sederhana. Hanya dibutuhkan toples atau gelas ukuran besar serta air teh manis yang tertutup rapat dengan kain. Bila proses berjalan baik, maka jamur teh ini dengan cepat akan membelah dirinya sendiri. Karena jamur ini berkembang biak dengan cepat serta mudah di pisah-pisahkan.
Tertarik untuk mengkonsumsi atau sekaligus budidaya Kombucha?
Penulis : Rusman
Disarikan dari berbagai sumber
* Artikel pernah terpublikasi sebelumnya di http://www.theglobal-review.com
Kamis, 23 Juli 2009
Jumat, 17 Juli 2009
Khasiat Madu Untuk Kesehatan Manusia
Madu sejak dulu dikonsumsi orang untuk berbagai kebutuhan. Madu memiliki begitu banyak khasiat yang bermanfaat untuk kesehatan. Bahkan, madu juga kerap digunakan untuk mempertahankan keindahan kulit.
Pemanfaatan madu dan khasiatnya dalam sejarah farmakologi memang sudah diketahui sejak lama. Sejak sebelum tahun Masehi , sudah sangat popular sebagai jenis minuman menyegarkan dan menyehatkan. Pada masa ini madu sudah banyak dimanfaatkan manusia sebagai minuman kesehatan, pengobatan berbagai penyakit, pengawetan mayat. Madu juga dianggap dapat memperpanjang umur manusia karena kalau dikonsumsi dalam kadar tertentu secara rutin menghasilkan kesehatan yang baik dan tetap awet muda.
Ibnu Sina (890-1037), Bapak kedokteran dunia dan pemikir muslim terkemuka Ibnu Sina (890-1037) merupakan tokoh kedokteran yang mengulas banyak mengenai khasiat madu dari segi kesehatan dan dunia kedokteran. Selama hidupnya ia banyak mengkonsumsi madu sehingga awet muda dan berumur panjang. Madu menurut Ibnu Sina da¬pat menyembuhkan berbagai penyakit dari yang ringan sampai yang berat, seperti tekanan darah tinggi dan jantung. Madu menurutnya juga dapat menurun-kan suhu badan serta mengatur sekresi, sehingga dapat menghilangkan penyakit demam.
Berdasarkan penelitian Universitas Moskow, madu ternyata juga mengandung logam alu¬munium, boron, krom, tembaga, timbal, titanium, seng, asam organik, asetilkolin, hormon, antibiotik, zat antiracun serta zat antikanker. Zat-zat ini sangat penting untuk memperlancar proses biokimia tubuh dan proses penyembuhan aneka penyakit. Sementara kandungan enzim dalam madu dilapor¬kan paling tinggi jika dibandingkan dengan mahanan lainnya.
Selain itu madu juga dapat menyembuhkan tukak lambung (maag), radang usus, serta kesulitan buang air besar (sembelit). Sementara menurut catatan-catatan sarjana muslim terkemuka seperti Samar-kandi, Nafis, serta Ar-Razi menyebutkan, madu amat bermanfaat sebagai pelancar pada kelainan kencing manis dan kencing batu ginjal.
Lebah memproduksi madu bukan untuk dirinya sendiri, melainkan juga untuk manusia. Sebagaimana makhluk lain di alam, lebah juga mengabdikan diri untuk melayani manusia.
Lebah membuat sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan ditempat-tempat yang dibikin manusia. Lebah memakan dari tiap-tiap (macam) buah-buahan. Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya. Itulah kebesaran Tuhan yang diberikan kepada manusia. Sehingga madu dapat dijadikan obat yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Luar biasa!
Rusman
Disarikan dari berbagai sumber (Artikel ini sudah terpublikasi di http://www.theglobal-review.com pada rubrik Kesehatan)
Pemanfaatan madu dan khasiatnya dalam sejarah farmakologi memang sudah diketahui sejak lama. Sejak sebelum tahun Masehi , sudah sangat popular sebagai jenis minuman menyegarkan dan menyehatkan. Pada masa ini madu sudah banyak dimanfaatkan manusia sebagai minuman kesehatan, pengobatan berbagai penyakit, pengawetan mayat. Madu juga dianggap dapat memperpanjang umur manusia karena kalau dikonsumsi dalam kadar tertentu secara rutin menghasilkan kesehatan yang baik dan tetap awet muda.
Ibnu Sina (890-1037), Bapak kedokteran dunia dan pemikir muslim terkemuka Ibnu Sina (890-1037) merupakan tokoh kedokteran yang mengulas banyak mengenai khasiat madu dari segi kesehatan dan dunia kedokteran. Selama hidupnya ia banyak mengkonsumsi madu sehingga awet muda dan berumur panjang. Madu menurut Ibnu Sina da¬pat menyembuhkan berbagai penyakit dari yang ringan sampai yang berat, seperti tekanan darah tinggi dan jantung. Madu menurutnya juga dapat menurun-kan suhu badan serta mengatur sekresi, sehingga dapat menghilangkan penyakit demam.
Berdasarkan penelitian Universitas Moskow, madu ternyata juga mengandung logam alu¬munium, boron, krom, tembaga, timbal, titanium, seng, asam organik, asetilkolin, hormon, antibiotik, zat antiracun serta zat antikanker. Zat-zat ini sangat penting untuk memperlancar proses biokimia tubuh dan proses penyembuhan aneka penyakit. Sementara kandungan enzim dalam madu dilapor¬kan paling tinggi jika dibandingkan dengan mahanan lainnya.
Selain itu madu juga dapat menyembuhkan tukak lambung (maag), radang usus, serta kesulitan buang air besar (sembelit). Sementara menurut catatan-catatan sarjana muslim terkemuka seperti Samar-kandi, Nafis, serta Ar-Razi menyebutkan, madu amat bermanfaat sebagai pelancar pada kelainan kencing manis dan kencing batu ginjal.
Lebah memproduksi madu bukan untuk dirinya sendiri, melainkan juga untuk manusia. Sebagaimana makhluk lain di alam, lebah juga mengabdikan diri untuk melayani manusia.
Lebah membuat sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan ditempat-tempat yang dibikin manusia. Lebah memakan dari tiap-tiap (macam) buah-buahan. Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya. Itulah kebesaran Tuhan yang diberikan kepada manusia. Sehingga madu dapat dijadikan obat yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Luar biasa!
Rusman
Disarikan dari berbagai sumber (Artikel ini sudah terpublikasi di http://www.theglobal-review.com pada rubrik Kesehatan)
Kamis, 16 Juli 2009
Tempat Sewa Mobil di Bali

Bagi Anda yang ingin berlibur atau beraktiftas di Bali dan kebetulan memerlukan kendaraan roda empat untuk disewa, tempat penyewaan mobil berikut ini dapat membantu Anda. Semoga aktifitas Anda selama di Bali menyenangkan.
Amertha Sari
Car & Motor Bike Rental
Jln. Pura Bagus Taruna No. 463 Legian Kaja
(0361) 7842040, 7420658, 765180
amerthasari@yahoo.com
Amertha Dana Car & Motor Bike Rental
Jln. Werkudara No.514 Legian Kaja
(0361) 7449090, 753518, 766230, 7965352
komang@amerthadana.com
Asta Asih Mertha Car & Motor Bike Rental
Jln. Werkudara No. 513 Legian Kaja
(0361) 764955, 7468070
asta_rentcar@hotmail.com
Autobagus Rent a Car
Jln. Tukad Balian No. 888 Renon, Denpasar
(0361) 722222
Adventure Vanessa Tour & Travel
Wisma Nusa Permai B20 Nusa Dua
(0361) 776032
Bagus Car Rental
Jln. Duyung 1, Sanur
(0361) 287794
Bali Arayu Car Rental Service
Jln. Pulau Alor No. 20 Denpasar 80114
(0361) 3161331 Hotline : 0813 5333 4047
E-mail : info@smilecarrental.com
Bali Car Rentals (BCR)
Jln. Tunjung Sari Permai - Denpasar
(0361) 418381, 420784, (0811) 380699
Bali Car Rental
Jln. Sunset Road Kuta
(0361) 736899
Bali dicount Car rentals
Kuta Galeria
(0361) 769183
Bayu Gede Car Rental
Jln. Bakung Sari 19, Kuta
(0361) 7499144, 489914
Bali Happy Rent Car
Jln. Raya Kuta 72X, Kuta
(0361) 751954
Bali Mandiri
Jln. Petitenget No. 76C, Kuta
(0361) 730 819, 748 3418, 081239 612 56
info@thebalirentcar.com
Barata Tours and Travel
Arcade room 5, Hotel Sanur Paradise Plaza,
Jln Hangtuah no 46A, Sanur
(0361) 282181, 282693
Bima Sakti Rent Car
Poppies Lane 1, Kuta
081933017722
Dana Sari Rent Car
Jln. Pura Bagus Taruna, Legian Kaja, Kuta
(0361) 7983203, 763603, 758735
Dewata Karya
Jln. Danau Beratan Gg. X/3 C, Sanur
(0361) 7456003
Garlic
Jln. Sunset Road, Seminyak
(0361) 737092, 736899, 7435359
Golden Bird Bali
Jln. By Pass Nusa Dua No. 4, Nusa Dua
(0361) 701111, 701621, 702000 ext. 123
Jepun Bali Car Rental
Jln. Taman Geriya IV/5 Tuban
(0361) 8006175
Email : info@balibestcarrental.com
J.A. Rent Car
Perum Jadi Pesona I/40 Pedungan, Denpasar
(0361) 7440152, 7440153
Manacika Bali
Jln. Penestanan, Ubud
(0361) 979131
Yasa Car Rental Service
Jl. Tukad Yeh Aya Gg. XV/2 Renon, Denpasar
(0361) 237759
Seruni Transport
Jln. I Gusti Ngurah Rai 300 B, Tuban, Kuta
(0361) 757185
Sindhu Car Rental
Jln. Danau Poso No. 53 Belanjong-Sanur
(0361) 286736
sumber: jalan-jalan-bali.blogspot.com
Selasa, 02 Juni 2009
Blackberry, Si mungil Yang Diminati

Peminat smartphone Blackberry di dunia meningkat. Walau harganya masih terbilang sangat mahal, namun Indonesia merupakan negara peminat terbesar di dunia produk asal Kanada ini.
Perkembangan teknologi telekomunikasi semakin hari menunjukkan pertumbuhan yang pesat. Apalagi kini para konsumen diperkenalkan oleh perangkat smartphone Blackberry yang memiliki layanan komunikasi yang cepat.
Meningkatnya pertumbuhan pemakai Blackberry, termasuk di Indonesia memang tidak lepas dari semakin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap penggunaan akses internet dan email. Boleh dibilang kini masyarakat sudah melek teknologi. Ini bisa terlihat dari menjamurnya warung internet atau warnet disudut-sudut kota.
Apalagi dengan memiliki Blackberry, para pengguna seakan dimanjakan oleh kecanggihan smartphone asal Kanada ini. Dengan menggunakan Blackberry, dimanapun dan kapanpun dapat mengakses internet dan email. Aktifitas tentu saja menjadi mudah dan cepat.
Bagi para pengiat teknologi atau kalangan yang biasanya memerlukan informasi cepat, Blackberry merupakan perangkat telekomunikasi yang relatif tepat. ”Gue agak sedikit terbantu,” kata Heri. Karyawan salah satu perusahaan sekuritas swasta di Jakarta ini mengaku kini mudah mendapatkan informasi. ”Dirumah atau di jalan gue bisa akses internet. Sebelum punya Blackberry, gue harus sampai di kantor atau di rumah baru bisa pake internet” jelasnya.
Menurut informasi yang dihimpun dari beberapa sumber, biaya langganan servis smarphone berkisar anatara 150 ribu sampai 180 ribu. Namun ini tergantung dari provider yang dipilih. Contohnya saja Indosat Mentari, provider ini melayani Blackberry On Demand (BOD) mingguan sebesar 50 ribu. Lain lagi dengan XL One, provider ini menawarkan layanan BOD 5 ribu perhari. Sedangkan Telkomsel Simpati mengenakan biaya langganan Rp. 180.000 perbulannya.
Dengan berlangganan servis Blackberry, sudah termasuk chatting, browsing, push email, dan aplikasi lainnya yang menggunakan koneksi internet. Tentu saja biaya ini diluar biaya SMS dan telpon.
Bagi kalangan yang suka mobile internet, berlanggan servis Blackberry memang lebih murah ketimbang menggunakan handphone biasa. Bila dengan handphone biasa terkoneksi GPRSnya dihitung per kb dan tentu akan memakan pulsa.
Walau Harganya Mahal tetap Diminati
Harga sebuah handheld BlackBerry berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun berkisar antara 3 juta - 8 juta. Ini juga tergantung jenis tipenya. Biasanya semakin canggih aplikasi yang ada didalam handhlednya, semakin mahal harganya. Walau demikian, smarphone ini sangat digemari di Indonesia.
Simak saja, apa yang telah dicapai oleh provider Telkomsel. Menurut Manager Direct Sales Metro Surabaya Telkomsel, Unggul Nasution, jumlah pelanggan Blackberry meliputi Jawa, Bali dan Nusa Tenggara hingga saat sekitar 11.000 pelangga. Belum lagi pelanggan dari provider lain. Atau tambahkan dengan pasar Blackberry dengan jalur ilegal atau kerap disebut black market.
Saat ini BlackBerry tidak lagi sekedar menjadi bagian dari gaya hidup, namun mampu memenuhi kebutuhan pelanggan terhadap layanan komunikasi yang cepat. Para perusahaan provider telekomunikasi seperti Indosat, Telkomsel dan XL pada awalnya menawarkan layanan Blackberry ke pasar koorporat. Langkah yang diambil sangatlah wajar. Pasalnya, karena dari fungsinya Blackberry lebih mendukung aktifitas kantor.
Kini ini penggunaan blackberry kini tidak hanya mendukung aktifitas kantor saja, tapi juga sudah mulai menjadi gaya hidup. Banyak ibu rumah tangga maupun mahasiswa menggunakan Blackberry hanya sekedar menbgikuti tren. Hanya sekedar berfacebook mereka menggunakan Blackberry. Anda juga termasuk?
Rusman
terpublikasi sebelumnya di http://www.theglobal-review.com
Menyelamatkan Bumi dari Ancaman Perubahan Iklim

Tema perubahan iklim akibat pengaruh pemanasan global menjadi tema yang penting saat ini. Apalagi ketika banyak negara mengalami dampak dari pemanasan global. Agaknya perlu mengambil langkah nyata guna menyelamatkan bumi mulai saat ini juga.
Beberapa waktu yang lalu, tepatnya Selasa (19/5), di Seoul, Korea Selatan, sekitar 430 pejabat tinggi dalam dan luar negari berkumpul. Kehadiran pejabat tinggi ini membahas keseriusan dan tindak lanjut terhadap perubahan iklim global. Forum yang dinamai Konferensi Tingkat Tinggi Iklim Kota-kota Besar C40 ini berlangsung selama 4 hari. Selain dihadiri sekitar 430 pejabat tinggi dari dalam dan luar negeri, pertemuan ini juga dihadiri oleh wali kota dan perwakilan utama dari 80 kota di dunia.
Dalam pembukaannya, mantan presiden AS Bill Clinton dan sekretaris jenderal Badan PBB untuk Tempat Tinggal Manusia, Anna Tibaijuka tampil sebagai pembicara utama. Keduanya menekankan perlunya langkah-langkah menyediakan antisipasi untuk mengatasi perubahan iklim.
Di bawah tema, “prestasi dan pekerjaan rumah bagi Kota dalam tindak lanjut terhadap perubahan iklim”, para peserta membahas berbagai masalah termasuk perubahan iklim, krisis keuangan dan kebijakan pertumbuhan karbon dioksida rendah.
Pada kesempatan yang lain, Walikota Seoul Oh Se Hoon, sebelum membacakan deklarasi kesepakatan mengemukan, untuk mengatasi perubahan iklim, kota-kota harus mengadopsi dan mengimplementasikan serta menentukan kebijakan paling tepat sekaligus susuai dengan kondisi setiap daerah.
Apa yang dikemukan Oh ini dapat diamini. Pasalnya, masalah setiap kota di berbagai belahan dunia itu berbeda walaupun kadang ada kemiripan untuk beberapa negara. Kebanyakan masalah-masalah yang dihadapi adalah berkaitan dengan sampah, air bersih, energi, dan transportasi. Kerjasama dan saling berbagi konsep maupun teknologi antar pemerintah kota serta oraganisasi akan mempercepat proses penyelesaian malasah.
Empat Butir Kesepakatan
Pertemuan yang berakhir pada Kamis (21/5) ini mengeluarkan deklarasi yang berisi cara mengurangi emisi gas rumah kaca masing-masing kota di dunia. Keempat kesepakatan itu berisikan hal-hal berikut:
1. Menghindari, memperkecil dan bahkan menunda dampak buruk perubahan iklim dengan mengurangi gas rumah kaca. Ini dapat dilakukan dengan banyak cara, antara lain mengadopsi esian arsitektur yang ramah lingkungan, pada kontruksi serta hemat energi. Bagi yang menerapkannya pemerintah diminta ada insentif khusus.
2. Perlu mengembangkan sistem transportasi massa, memberi peluang sebesar-besarnya dengan menyediakan fasilitas bersepeda bagi warga, perluasan ruang terbuka hijau, perluasan ruang terbuka hijau, dan merencanakan tata kota berpijak pada konsep rendah konsumsi energi.
3. Setiap kota harus sadar bahwa perubahan iklim tak bisa dihindari sehingga pemerintah lokal wajib memberi perlindungan bagi warga kota. Untuk itu perlu disiapkan antara lain fasilitas dan gedung tahan bencana, mengembangkan tanggap darurat bencana, serta meningkatkna pengelolaan air yang sangat dibutuhkan warga.
4. Mempromosikan gaya hidup hijau kepada setiap warga kota. Dalam hal ini pemerintah lokal harus menyediakan fasilitas menghitung jejak karbon dan tingkat produksi per individu, mengembangkan cara mengenal gaya hidup rendah karbon, mendukung organisasi masyarakat lokal yang membantu atasi soal perubahan iklim serta mempromosikan kebijakan pendidikan lingkungan demi membentuk generasi baru bergaya hidup sehat.
Menyelamatkan Bumi Bukan Sekedar Untuk Direnungkan
Setiap warga bumi wajib melakukan langkah penyelamatan terhadap bumi. Pelestarian alam dalam berbagai bentuk kegiatan nyata mesti dilakukan. Pola hidup dengan tidak merusak alam turut membantu menyelamatkan bumi. Masalah yang kerap terjadi disetiap negara misalnya penebangan hutan secara berlebihan. Begitu juga dengan pembakaran hutan untuk lahan perkebunan.
Kebakaran semak juga memperparah perubahan iklim, pasalnya kebakaran tersebut melepas sejumlah besar karbon dioksida ke atmosfer dan mengubah permukaan reflektif bumi. Professor Dr. David Bowman dari Universitas Tasmania di Australia, yang telah mempelajari kebakaran semak di Australia selama 30 tahun, mengatakan bahwa kebakaran seperti ini di masa lalu dipandang sebagai bencana, tetapi sekarang sudah biasa. Profesor Bowman mendesak, “Kita harus memahami bahwa aktivitas kebakaran semak yang meningkat adalah akibat langsung perubahan iklim yang tidak terkendali.”
Masalah yang tidak kalah penting adalah imbas dari gas rumah kaca. Menurut catatan, 50 persen populasi dunia hidup didaerah perkotaan. Dari jumlah itu 75 persen menyerap energi dan 80 persen menyumbang gas rumah kaca. Pada tahun 2030 diperkirakan dua pertiga populasi dunia hidup di perkotaan. Jika tidak diatasi saat ini, kerusakan lingkungan akan makin menjadi. Dampaknya yaitu bencana alam maupun berkembangnya bermacam penyakit yang mengancam manusia.
Kerusakan yang dialami bumi bukan untuk direnungkan. Penyelamatan terhadap planet bumi ini harus cepat dilakukan. Dan itu tugas manusia tanpa terkecuali.
Rusman
Direktur Global Future Institute
Tulisa telah terpublikasi di http://www.theglobal-review.com
Selasa, 28 April 2009
Satu Facebook Untuk Berbagai Aktifitas
Pengguna jejaring sosial Facebook bagaikan jamur di musim hujan. Berbagai kalangan, tua muda memanfaatkan facebook dengan berbagai kepentingan. Bahkan ada yang menjadikan facebook sebagai media kampaye politik.
Mark Zuckerberg, si jenius dari Harvard University sepertinya boleh berbangga dengan karya situs pertemanan garapannya. Sejak dilaunching tahun 2004, tepatnya 4 Februari, jejaring sosial pertemanan miliknya ini mampu membuat para penggunanya kesemsem. Di bulan April 2009, tiga bulan setelah perayaan hari jadinya yang kelima, tercatat situs jejaring ciptaannya itu berhasil menggaet 200 juta anggota di seluruh dunia.
Di Indonesia, walau masih terbilang baru, situs social network ini sangat diminati. Menurut situs statistik Alexa.com, facebook merupakan situs nomor 12 yang paling banyak dikunjungi di Indonesia. Bahkan facebook berada satu peringkat di atas detik.com, dan satu peringkat di bawah wikipedia.
Melonjaknya minat pengguna facebook, salah satunya dikarenakan fitur dari aplikasi ini sangat mudah dioperasikan oleh penggunanya. Facebook memiliki fitur-fitur tambahan yang menarik seperti layanan chatting, fasilitas groups, fans, bahkan game online.
Bila dilihat tampilan, facebook memiliki tampilan yang lebih formil dibandingan situs jejaring pertemanan lainnya seperti friendster. Selain itu, dibandingkan dengan friendster, facebook relatif bersih dari iklan yang menempel. Agaknya tidak heran bila facebook dijadikan pilihan bagi yang ingin merajut jaringan pertemanan.
Facebook dijadikan Media Kampaye
Fenomena facebook sebagai situs jejaring sosial yang handal dalam penjaringan pertemanan membuat para politisi memanfaatkannya sebagai media kampaye. Entah terinspirasi dengan suksesnya Obama menjadi presiden Amerika Serikat, pemanfaatan teknologi atau dunia maya lewat facebook menjadi pilihan jitu oleh para sebagian para politisi. Tentu saja dengan niat untuk menyuarakan gagasan dan menggalang dukungan bagi partai yang diusungnya.
Di Indonesia, para politisi partai, baik nasional maupun daerah banyak yang memanfaatkan facebook sebagai media kampayenya. Bahkan, menurut sumber the global review, beberapa politisi muda partai menyiapkan tim khusus dalam mengelola facebook mereka. ”Ada karena alasan kesibukan sampai tidak familiarnya dengan teknologi, para politisi itu menggunakan tim khusus,” kata sumber The Global Review.
Fenomena lainnya, facebook juga dijadikan ajang black campaign oleh segelintir orang dalam dukung mendukung calon presiden Republik Indonesia mendatang. Penulis melalui jaringannya di facebook, Senin (6/4/2009) mendapati grup akun yang beridentitas ”Say No to Prabowo” dan “Say No to Megawati”. Kedua grup akun ini tidak mencantumkan profilnya pembuatnya. Bahkan, akun anti Prabowo, profil partainya diplesetkan menjadi Partai GERANHA (Gerakan Anteknya Harto).
Efektif atau tidaknya facebook dijadikan media kampaye oleh para politisi partai tentu sulit dibuktikan. Pasalnya, mungkin pengguna situs facebook terbatas kalangan tertentu saja. Namun setidaknya, situs jejaring sosial ini meniadi media gratis dibandingkan media lainnya seperti brosur, spanduk dan baliho yang membuat kesemrawutan di jalan-jalan umum.
Selain itu pilihan memanfaatkan facebook, karena interaksi komunikasi yang terjadi terjalin dua arah dengan audiennya. Layaknya kampaye, melalui faceboook selain dapat menyampaikan gagasan politiknya, juga dapat memperoleh masukan dan kritikan dari audiennya.
Agaknya menjelang pemilihan presiden mendatang, facebook masih menjadi primadona sebagai media penggalangan dukungan calon presiden mendatang. Kita tunggu saja!
rusman
Telah terpublikasi di www.theglobal-review.com
Mark Zuckerberg, si jenius dari Harvard University sepertinya boleh berbangga dengan karya situs pertemanan garapannya. Sejak dilaunching tahun 2004, tepatnya 4 Februari, jejaring sosial pertemanan miliknya ini mampu membuat para penggunanya kesemsem. Di bulan April 2009, tiga bulan setelah perayaan hari jadinya yang kelima, tercatat situs jejaring ciptaannya itu berhasil menggaet 200 juta anggota di seluruh dunia.
Di Indonesia, walau masih terbilang baru, situs social network ini sangat diminati. Menurut situs statistik Alexa.com, facebook merupakan situs nomor 12 yang paling banyak dikunjungi di Indonesia. Bahkan facebook berada satu peringkat di atas detik.com, dan satu peringkat di bawah wikipedia.
Melonjaknya minat pengguna facebook, salah satunya dikarenakan fitur dari aplikasi ini sangat mudah dioperasikan oleh penggunanya. Facebook memiliki fitur-fitur tambahan yang menarik seperti layanan chatting, fasilitas groups, fans, bahkan game online.
Bila dilihat tampilan, facebook memiliki tampilan yang lebih formil dibandingan situs jejaring pertemanan lainnya seperti friendster. Selain itu, dibandingkan dengan friendster, facebook relatif bersih dari iklan yang menempel. Agaknya tidak heran bila facebook dijadikan pilihan bagi yang ingin merajut jaringan pertemanan.
Facebook dijadikan Media Kampaye
Fenomena facebook sebagai situs jejaring sosial yang handal dalam penjaringan pertemanan membuat para politisi memanfaatkannya sebagai media kampaye. Entah terinspirasi dengan suksesnya Obama menjadi presiden Amerika Serikat, pemanfaatan teknologi atau dunia maya lewat facebook menjadi pilihan jitu oleh para sebagian para politisi. Tentu saja dengan niat untuk menyuarakan gagasan dan menggalang dukungan bagi partai yang diusungnya.
Di Indonesia, para politisi partai, baik nasional maupun daerah banyak yang memanfaatkan facebook sebagai media kampayenya. Bahkan, menurut sumber the global review, beberapa politisi muda partai menyiapkan tim khusus dalam mengelola facebook mereka. ”Ada karena alasan kesibukan sampai tidak familiarnya dengan teknologi, para politisi itu menggunakan tim khusus,” kata sumber The Global Review.
Fenomena lainnya, facebook juga dijadikan ajang black campaign oleh segelintir orang dalam dukung mendukung calon presiden Republik Indonesia mendatang. Penulis melalui jaringannya di facebook, Senin (6/4/2009) mendapati grup akun yang beridentitas ”Say No to Prabowo” dan “Say No to Megawati”. Kedua grup akun ini tidak mencantumkan profilnya pembuatnya. Bahkan, akun anti Prabowo, profil partainya diplesetkan menjadi Partai GERANHA (Gerakan Anteknya Harto).
Efektif atau tidaknya facebook dijadikan media kampaye oleh para politisi partai tentu sulit dibuktikan. Pasalnya, mungkin pengguna situs facebook terbatas kalangan tertentu saja. Namun setidaknya, situs jejaring sosial ini meniadi media gratis dibandingkan media lainnya seperti brosur, spanduk dan baliho yang membuat kesemrawutan di jalan-jalan umum.
Selain itu pilihan memanfaatkan facebook, karena interaksi komunikasi yang terjadi terjalin dua arah dengan audiennya. Layaknya kampaye, melalui faceboook selain dapat menyampaikan gagasan politiknya, juga dapat memperoleh masukan dan kritikan dari audiennya.
Agaknya menjelang pemilihan presiden mendatang, facebook masih menjadi primadona sebagai media penggalangan dukungan calon presiden mendatang. Kita tunggu saja!
rusman
Telah terpublikasi di www.theglobal-review.com
Rabu, 18 Februari 2009
Malam di Belantara Kamojang
Ketika suara alam terdengar dimalam ini
Kelesuhan dan kejenuhanpun hilang tak berbekas
Jiwa dan raga melayang menikmati suasana malam yang hening
Kucoba membagi rasa pada bukit dan tebing
Yang ada hanya angin sepoi-sepoi
Terasa kenikmatan yang mengoda
Kesegaran anginpun menepisku dari khayalan
Malam yang sunyi memberiku kedamaian
Ku mau semuanya ini berlanjut pada hari esok
Biarkan harapan yang tak tercapai di hari lalu musnah tak berbekas
Kelesuhan dan kejenuhan hari lalu adalah air mata kehidupan
Yang menepis dari kesadaran jiwa yang kosong
Kamojang, 8 maret 1996
Kelesuhan dan kejenuhanpun hilang tak berbekas
Jiwa dan raga melayang menikmati suasana malam yang hening
Kucoba membagi rasa pada bukit dan tebing
Yang ada hanya angin sepoi-sepoi
Terasa kenikmatan yang mengoda
Kesegaran anginpun menepisku dari khayalan
Malam yang sunyi memberiku kedamaian
Ku mau semuanya ini berlanjut pada hari esok
Biarkan harapan yang tak tercapai di hari lalu musnah tak berbekas
Kelesuhan dan kejenuhan hari lalu adalah air mata kehidupan
Yang menepis dari kesadaran jiwa yang kosong
Kamojang, 8 maret 1996
Kesadaran dari Sebuah Mimpi
Wahai makhluk dalam gelap siapa kamu?
Kenapa aku kau bawa dalam lorong gelap
Sesaat kuturuti maumu
Jiwaku berontak..
Ragaku terima nafsumu
Namun rohku tak mengikuti
Kubertanya pada cahaya
Cahaya berikan damainya
Gelappun lenyap tak berbekas
Berubah menjadi suara tak berdering
Aku takut menatap dan mendengar
Tiba-tiba suara kedamaian menyapa ragaku
Akupun terjaga terseok-seok
Kemana gelap itu
Dan siapa pula makhluk dalam gelap itu
Berucap tidak mengeluspun tidak
Pergi dan berlalu begitu saja
Juli di tahun 1995
Kenapa aku kau bawa dalam lorong gelap
Sesaat kuturuti maumu
Jiwaku berontak..
Ragaku terima nafsumu
Namun rohku tak mengikuti
Kubertanya pada cahaya
Cahaya berikan damainya
Gelappun lenyap tak berbekas
Berubah menjadi suara tak berdering
Aku takut menatap dan mendengar
Tiba-tiba suara kedamaian menyapa ragaku
Akupun terjaga terseok-seok
Kemana gelap itu
Dan siapa pula makhluk dalam gelap itu
Berucap tidak mengeluspun tidak
Pergi dan berlalu begitu saja
Juli di tahun 1995
Selasa, 17 Februari 2009
Menulis Meringankan Stress
Menulis ternyata bisa meringankan stress. "Ketika Anda menuangkan perasaan Anda ke dalam kata-kata, Anda mengaktifkan bagian yang sama dalam otak yang berhubungan dengan kontrol diri," ujar Matthew Lieberman dari Universitas California, AS.
Lieberman dan timnya mengamati aktivitas otak subjek penelitian saat diperlihatkan gambar-gambar yang membangkitkan emosi dengan menggunakan alat pencitraan resonasi magnetik fungsional (FMRI). Partisipan studi diminta menyentuh tombol yang sesuai dengan kata yang mewakili perasaan itu.
Ketika partisipan menuliskan perasaan mereka, penelitia mencatat adanya peningkatan aktifitas otak di daerah ventrolateral prefrontal cortex, bagian otak yang berfungsi mengurangi perasaan negatif. Di saat yang sama, terjadi penurunan aktifitas di amygdala, mesin otak yang bertanggung jawab dalam memproses perasaan mengenai hubungan dan emosi seperti ketakutan, amarah dan agresivitas.
***
disadur dari Media Indonesia, Selasa, 17 Februari 2009
Lieberman dan timnya mengamati aktivitas otak subjek penelitian saat diperlihatkan gambar-gambar yang membangkitkan emosi dengan menggunakan alat pencitraan resonasi magnetik fungsional (FMRI). Partisipan studi diminta menyentuh tombol yang sesuai dengan kata yang mewakili perasaan itu.
Ketika partisipan menuliskan perasaan mereka, penelitia mencatat adanya peningkatan aktifitas otak di daerah ventrolateral prefrontal cortex, bagian otak yang berfungsi mengurangi perasaan negatif. Di saat yang sama, terjadi penurunan aktifitas di amygdala, mesin otak yang bertanggung jawab dalam memproses perasaan mengenai hubungan dan emosi seperti ketakutan, amarah dan agresivitas.
***
disadur dari Media Indonesia, Selasa, 17 Februari 2009
Senin, 02 Februari 2009
Sistem Persuratan Elektronik Mempermudah Kinerja Sekwan
Kegiatan administrasi perkantoran termasuk didalamnya pengelolaan surat menyurat secara manual telah berlangsung lama. Sistem pengelolaan surat menyurat secara manual ini masih banyak digunakan baik oleh institusi pemerintahan maupun swasta. Bagi institusi besar seperti Sekretariat Dewan, migrasi dari pengelolaaan secara manual ke sistem persuratan secara eleketronik agaknya menjadi pilihan yang bijak.
Dalam rutinitas kegiatannya, terkadang sekretariat dewan kerap mendapatkan pengalaman yang tidak mengenakan didalam pengelolaan surat menyurat. Misalnya saja, karena pengelolaan kearsipan surat yang tidak baik, kerapkali kesulitan mendapatkan arsip surat yang telah “berumur”. Tentu saja untuk mendapatkan arsip surat tersebut membutuhkan waktu dalam mencarinya. Ini berarti efektifitas dan efisiensi dalam pencarian surat yang dibutuhkan menjadi catatan tersendiri bagi sekretaris dewan.
Pengalaman tersebut dapat dimaklumi. Pasalnya, Sekretariat Dewan atau Sekwan merupakan instansi besar dan paling komplek, baik dari sisi banyaknya kegiatan administrasi, besarnya volume data, besarnya tanggung jawab yang diemban serta aktifitasnya yang cukup dinamis. Guna menunjang kegiatannya, Sekwan perlu memanfaatkan teknologi komputer untuk memperlancar dan mempercepat aktifitas, memudahkan pengawasan, efisiensi tempat dan keamanan data.
Bila kegiatan administrasi perkantoran di Sekwan tidak terkomputerisasi dan tidak terintegrasi, maka banyak kendala yang dialami, diantaranya: 1) pekerjaan menjadi lambat, 2) banyak informasi yang hilang atau tidak tersimpan, 3) terjadi agenda kegiatan yang bersamaan atau overlapping 4) Satu pekerjaan dikerjakan oleh banyak pegawai atau sebaliknya, 5) besarnya jumlah organisasi yang dibutuhkan, serta 6) banyak dokumen yang harus dicetak.
--------
Konsultan IT K-NU Technology
tulisan telah dipublikasi di majalah Mimbar ASDEKSI*, Vol. 1, No. 5, November 2008- Januari 2009
*ASDEKSI (Assosiasi Sekretaris DPRD Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia)
Dalam rutinitas kegiatannya, terkadang sekretariat dewan kerap mendapatkan pengalaman yang tidak mengenakan didalam pengelolaan surat menyurat. Misalnya saja, karena pengelolaan kearsipan surat yang tidak baik, kerapkali kesulitan mendapatkan arsip surat yang telah “berumur”. Tentu saja untuk mendapatkan arsip surat tersebut membutuhkan waktu dalam mencarinya. Ini berarti efektifitas dan efisiensi dalam pencarian surat yang dibutuhkan menjadi catatan tersendiri bagi sekretaris dewan.
Pengalaman tersebut dapat dimaklumi. Pasalnya, Sekretariat Dewan atau Sekwan merupakan instansi besar dan paling komplek, baik dari sisi banyaknya kegiatan administrasi, besarnya volume data, besarnya tanggung jawab yang diemban serta aktifitasnya yang cukup dinamis. Guna menunjang kegiatannya, Sekwan perlu memanfaatkan teknologi komputer untuk memperlancar dan mempercepat aktifitas, memudahkan pengawasan, efisiensi tempat dan keamanan data.
Bila kegiatan administrasi perkantoran di Sekwan tidak terkomputerisasi dan tidak terintegrasi, maka banyak kendala yang dialami, diantaranya: 1) pekerjaan menjadi lambat, 2) banyak informasi yang hilang atau tidak tersimpan, 3) terjadi agenda kegiatan yang bersamaan atau overlapping 4) Satu pekerjaan dikerjakan oleh banyak pegawai atau sebaliknya, 5) besarnya jumlah organisasi yang dibutuhkan, serta 6) banyak dokumen yang harus dicetak.
--------
Konsultan IT K-NU Technology
tulisan telah dipublikasi di majalah Mimbar ASDEKSI*, Vol. 1, No. 5, November 2008- Januari 2009
*ASDEKSI (Assosiasi Sekretaris DPRD Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia)
Langganan:
Komentar (Atom)